August 6, 2021 By 1c-nalog.info 0

Tips Ibu Hamil pas Menjaga Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19, Jangan Sampai Tertular Virus Corona

Tips Ibu Hamil pas Menjaga Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19, Jangan Sampai Tertular Virus Corona

Pandemi Covid-19 belum menunjukan tanda-tanda dapat berakhir sejak diumumkan sejak Maret 2020 oleh Presiden RI Joko Widodo.

Bahkan pas ini, sempat berjalan lonjakan kasus Covid-19 sesudah libur Lebaran 2021. Saat ini, pemerintah memberlakukan PPKM Darurat.

Baca juga: Wakil Bupati Subang Ajak Warga Sabar dan Kuat Hadapi PPKM Darurat, Bersyukurlah Diberi Nikmat Sehat

Selama pandemi ini, kehamilan jadi hal tak terhindarkan. Namun, tantangannya, ibu hamil kudu memelihara situasi kesegaran agar tidak tertular virus corona.

Karenanya, menerapkan protokol kesegaran ibu hamil kudu lebih tekun dibanding warga lainnya yang normal. Apalagi, ibu hamil ini membawa bayi dalam kandungannya.

Dilansir dari NHS, berikut adalah tips kehamilan di era pandemi Covid-19 agar calon ibu dan bayi tetap sehat.

Apa yang kudu dilakukan? Tips dan Cara Menjaga Kehamilan Selama Masa Pandemi Covid-19

Seperti aturan protokol kesehatn di era pandemi Covid-19 terhadap umumnya, ibu hamil disarankan untuk tidak muncul rumah demi memelihara diri dan si bayi dari penularan virus corona.

Jika terpaksa muncul rumah, tetap gunakan masker, hindari kerumunan, dan memelihara jarak dari orang lain.

Setelah memegang benda apapun, tetap cuci tangan gunakan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer. Untuk pengecekan rutin, bisa saja sebagian dokter dapat menyarankan konsultasi secara online, melalui telpon atau panggilan video.

Jika pengecekan kudu dilaksanakan di klinik, melakukan tes Covid-19 terkecuali dibutuhkan dan pastikan klinik berikut menerapkan protokol kesegaran yang ketat.

Hal ini dilaksanakan untuk menolong memelihara semua orang agar safe dan terlindungi dari penularan Covid-19 klinik kandungan di bekasi .

Jika mengalami tanda-tanda Covid-19 Jika ibu hamil mengalami tanda-tanda Covid-19 yang umum, seperti batuk, demam, dan kelelahan, berikut adalah sebagian hal yang kudu dilakukan:

1. Mengisolasi diri

Segera sesudah merasakan tanda-tanda Covid-19, melakukan isolasi independen di rumah. Selama isolasi mandiri, tidak diperbolehkan untuk menemui tamu atau muncul rumah. Bahkan, terkecuali memungkinkan, ibu hamil yang bergejala kudu berada di ruangan terpisah dari bagian keluarga lainnya.

Mintalah bagian keluarga lain untuk menolong mencukupi kebutuhan dasar, seperti makanan, kebersihan, dan obat-obatan.

2. Lakukan tes Covid-19

Untuk meyakinkan apakah tanda-tanda yang dirasakan adalah petanda Covid-19, langsung melakukan tes PCR. Cari mengetahui Info seputar layanan tes PCR melalui klinik kesegaran terdekat.

Tes ini tidak cuma dilaksanakan oleh orang yang bergejala. Semua orang yang tinggal bersama dengan orang yang bergejala Covid-19 pun kudu melakukan tes klinik usg terdekat .

3. Konsultasi bersama dengan dokter

Konsultasikan bersama dengan dokter mengenai tanda-tanda yang dialami untuk mendapatkan petunjuk penanganan yang tepat. Di samping itu, konsultasikan juga situasi kehamilan. Dokter dapat memberi tambahan bermacam Info penting untuk tetap memelihara kesegaran calon ibu dan bayi sepanjang era isolasi.

Menemui dokter atau menghubungi layanan kesegaran kudu dilaksanakan terkecuali ibu hamil mengalami hal-hal berikut ini:

a. Bayi bergerak lebih sedikit dari biasanya
b. Gerakan bayi tidak dapat dirasakan
c. Ada perubahan terhadap pola gerakan bayi
d. Pendarahan terhadap vagina
e. Merasa cemas dan cemas berlebih
f. Sakit kepala yang tidak kunjung hilang g. Sesak napas pas berbaring